Allah.. aku begitu takut.
Aku takut menjadi orang yang tidak berkualitas dalam berjuang di jalanMu..
Aku takut, aku bukan menjadi pejuang yang selalu optimal untuk menegakkan ajaranMu
Ya Allah aku semakin takut berjalan ke depan, mengemban amanah karir sementara kemampuanku tak seberapa.
Allah. Aku takut aku menjadi makhluk yang terlalu perasa,
tanpa ku gunakan akal sehatku di setiap aku berjalan memahami realitas
Aku takut akan potensi yang bisa menjerumuskanku
Aku takut akan segala yang aku pikirkan buruk...
Allah, aku ingin berjalan sepenuhnya untukMu
Hanya untuk meninggikan ajaranMu
Meniadakan ajaran-ajaran lain yang bertentangan dengan hukum2Mu
Menyebarkan panji-panji kethoyibahan kepada masyarakat.
Ya Allah aku begitu takut..
aku takut Allah aku menjadi orang yang tidak konsisten,
aku takut aku menjadi orang yang ingkar, aku takut aku menjadi orang yang lemah,
aku takut menjadi orang yang terlalu perasa, aku takut dengan segala
pikiran-pikiran yang aku pikirkan buruk.
Allah.. aku takut
Aku hanya bisa mengadu kepadamu
Aku sulit memperlihatkan ketakutan dahsyatku ini kepada orang lain
Aku takut ternyata rasa ketakutanku ini berlebihan.
Tapi aku takut, sekali lagi aku takut, aku tidak menjadi hambaMu yang optimal dalam berjuang menegakkan ajaranMu..
Allah hanya kepadaMu-lah aku menyembah, dan hanya kepadaMu-lah aku memohon pertolongan.
Ya Allah kuatkan aku di tengah terjangan-terjangan ini.
Allah aku begitu takut, tapi aku harus bisa..
Kamis, 23 Januari 2014
Minggu, 12 Januari 2014
Alhamdulillah.. Selamat jalan lagi. Allah aq datang lagi dengan sepenuhnya..
Alhamdulillah.. Allah sepenuhnya diri q milikMu,,
Sepenuhnya fokus pikiran q ditujukan untukMu..
Itulah yang seharusnya untuk waktu q sekarang..
Maaf ya Allah, di hari2 dan waktu yg kemarin..
Ketika aq tidak benar-benar fokus akan perintahMu..
Sekarang, aq siap untuk kembali fokus sepenuhya
memperjuangkan perintahMu.. Begitu yang seharusnya,
Bismillah!
Rabu, 08 Januari 2014
Berkomitmen (lagi) untuk masa pendidikan semester 6
Tak lelahnya aku terus mencoba berkomitmen.. seakan komitmen ku di hari kemarin tidak terlaksana layaknya sebuah janji yang tidak bisa disebut lagi sebagai komitmen. Namun tahukah kawan, mengucapkan komitemen itu mudah, semudah membalik telapak tangan, sedang melaksankannya sangat sulit. Sesulitku memanjat tebing yang curam penuh bebatuan dan licin..
Di masa pendidikanku semester 6 ini, aku ingin kembali berkomitmen, untuk aku teguhkan lagi semangat belajarku di taman pendidikanku yang luar biasa ini, aku ingin belajar sungguh-sungguh untuk mencapai keahlianku agar ku menjadi orang yang berguna dlm mewujudkan pembangunan masyarakat, lewat peran karirku yang akan mewujudkan karya-karya besar, untuk Illah ku Allah SWT.
Semester 5 kemarin, aku merasa aku gagal, walau IP dan NA-ku tidak terlalu buruk dengan IP 3 dan NA 76, namun aku merasa gagal dalam proses.Iya aku gagal dalam proses. Tahukak maksudku kawan...? Aku tidak optimal dalam menjalankan pembelajaranku dengan proses yang seharusnya aku lakukan dengan optimal. Waktuku kemarin banyak terbuang, untuk memikirkan ketakutanku, kegelisahanku, kecemasanku, dan juga waktu ku terbuang untuk sedikit menyembunyikan itu dari hadapan umum. Aku orang yang malu mengungkapkan kesedihan dan ketakutanku. Aku menyesal atas waktu yang kemarin, seakan aku menghabiskan waktuku bukan sebagai seorang yang sedang berjuang membangun masyarakat. Aku sibuk dengan mesalah-masalahku sendiri dan pikiran negatif yang aku ada-adakan sendiri. Padahal realitasnya tidak seburuk itu.
Di semester 6 ini, aku berkomitmen :
1. Aku tidak lagi sibuk beragalau-galau ria dengan ketakutan, kegelisahan, dan kecemasanku seperti kemarin sehingga banyak membuang waktu ku
2. Fokus memikirkan masalah yang "penting" dlm artianku. Masalah yang disana memang bisa menghambat karir pembangunanku, dan dengan segera aku mencari solusinya agar aku tidak lama-lama larut dalam masalah tersebut seacara logis
3. Manajemen waktu secara efektif, membuat perencanaan waktu, mengontrol dan mengendalikannya.
4. Manajemen keuangan secara efektif dan efisien, mengontrol, dan mengendalikannya.
5. Membuat evaluasi rutin mingguan, dengan mencatatnya dan berusaha melakukan perbaikan setelahnya
6. Melakukan proses pembelajaran dengan proses yang ideal, paling tidak, berusaha melewati prosesny sesuai dengan rencana yang dibuat
7. Mewujudkan pribadi diri yang mencerminkan pembangun masyarakat yang sejati. Mengalahkan ego, seimbang dalam berpikir dan bersikap, dan tidak peduli dengan komentar negatif, yang sifatnya menjatuhkan. Bukan membangun.
8. Melakukan ibadah ritual sebagai kontrol diri secara rutin dan penuh penghayatan. Tahajud minimal 1 kali 1 minggu.
Tema semester 6 " idealis dalam belajar, semangat dalam berperan, mewujudkan diri menjadi pembangun masyarakat yang sejati"
Semangat lillahita'ala. SemangkA!! (Semangat Karena Allah :-)
Langganan:
Postingan (Atom)

